Langsung ke konten utama




Wednesday, March 8, 2017


faktor yang mempengaruhi kesehatan keturunan

Semua insan di dunia ini sudah barang tentu mempunyai keinginan-keinginan dan harapan-harapan di dalam proses kehidupanya sebagai khalifah di bumi. Adapun dalam meningkatkan kualitas keturunan melibatkan berbagai faktror, menueurt Haroen Noerasid; proses pembentukan watak dan pribadi manusia merupakan proses yang panjang, yang banyak melibatkan banyak faktor di antaranya: faktor lingkungan, pendidikan, serta pelayanan kesehatan dan sebagainya, maka mengusahakan akan peningkatan faktor-faktor tersebut menjadi sangat penting dalam menunjang usaha pe-ningkatan kualitas manusia indonesia serta pembentukan watak dari kribadianya.

Faktor keturunan

Adapun menurut Dadang Hawari dalam persiapan per-kawinan diliputi berbagai faktor antara lain: faktor biologik atau fisik, mental atau psikologik, psikososial dan spritiual. Kemudian untuk mewujudkan keinginan-keinginan dan harapan-harapan itu harus ada suatu upaya, tanpa adanya suatu upaya keinginan dan harapan itu tinggalah namanya saja, tidak akan trerwujud. Oleh karena itu agar terwujud bagi siapa saja yang memiliki keinginan dan harapan maka hendak-lah melakukan berbagai upaya-upaya misalnya memulai pemilihan pasangan hidup " pemilihan jodoh " dan setelah hamil berupaya dengan pemiliharaan atau perawatan kandungan dengan cara mendekatkan diri kepada yang kuasa.

Dari berbagai pendapat mengenai faktor-faktor tersebut mempunyai banyak ragam yang ke semua itu saling me-lengkapi dan mempengaruhi terhadap peningkatan kualitas keturunan. Oleh karena itu disini akan di uaraikan hal-hal yang pokok saja yang dapat mempengaruhi kualitas keturunan yang di usahakan baik suami maupun istri. Kalau di perhatikan, setiap orang dalam melaksakan berbagai tindkan itu ada bermacam-macam tingkatan yaitu ada yang kurang tekun, ada yang tidak tekun yang semua itu di pengaruhi oleh adanya faktor-faktor yang melatar belakanginya.  Adapun faktor-faktor itu antara lain:

Faktor pendidikan

Menurut Ahmad Tafsir pengertian pendidikan secara luas adalah : pengembangan pribadi dalam semua aspek-aspeknya dengan penjelasan bahwa yang di maksud pengembangan pribadi ialah yang mencakup pendidikan oleh diri sendiri, pendidikan oleh lingkungan, pendidikan oleh orang lain, seluruh aspek mencakup jasmani, akal dan hati. Selain pengertian diatas pendidikan dapat di tinjau dari dua segi yaitu segi pandangan masyarakat, pendidikan berati pewarisan kebudayaan dari generasi tua kepada generasi muda agar hidup masyarakat itu teap berkelanjutan atau dengan kata lain masyarakat memiliki nilai-nilai budaya tradisional mengenai kehamilan, misalnya mitoni, ningkepi, dan sebagainya.

Tradisi ini di lakukan dari generasi ke generasi agar indentitas masyarakat tersebut terpelihara. Adapun dari kacamata individu, pendidikan berarti pengembangan potensi-potensi yang terpendam dan tersembunyi. Sebenarnya bukan hanya merupakan suatu usaha manusia untuk menambah pengetahuan dan kemampuanya dalam mencapai cita-cita hidup, tetapi juga penghayatan nilai-nilai. Manusia mempunyai berbagai kesanggupan, kalau kita pandai menggunakanya bisa berupa emas dan intan, bisa memujudkan harapan dan keinginan, dengan kata lain ke-makmuran manusia tergantung pada keberhasilanya. Pen-didikanya dalam mencari dan mengarap kekayaan yang terpendam pada setiap individu.

Adapun jenjang jalur pendidikan sekolah meliputi pen-didikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Tingakt pendidikan itu sangat mempengaruhi segala sikap dan tindakan setiap individu. Sesuai dengan pembahasan ini bahwa ibu hamil dalam melaksanakan berbagai upaya akan sangat di pengaruhi oleh tingkat pendidikanya. Orang yang berpendidikan rendah setiap tindakanya kurang mempunyai dasar sehingga mudah di pengaruhi oleh orang lain atau ikut-ikutan. Lain hal nya dengan orang-orang yang berpendidikan tinggi, setiap langkahnya mantab, tenang dan tidak mudah di pengaruhi yang lain karena berdasarkan pengalaman-pengalaman yang lebih banyak atau banyak pertimbangan dalam setiap langkah.

Jadi, jelasnya ibu hamil yang berpendidikan tinggi dalam melaksakan berbagai upaya itu akan terlintas dalam sikap yang lebih tenang, mantab, sabar, dan lain-lain. Sebab mereka tahu kalau jiwanya tidak tenang akan berpengaruh tidak baik terhadap bayi yang di kandungnya. Lain hal nya dengan ibu hamil yang berpendidikan rendah mereka mudah ikut-ikutan sehingga kurang menjaga ketengan jiwanya. Dimana semakin tinggi tingkat ibu hamil itu semakin tinggi tindakan yang bernafaskan agama dan semakin rendah tindakan yang bernafaskan tradisional. Jika ketaatan ibu hamil dalam men-jalankan perintah agama maka semakin kuat prinsipnya se-hingga tidak mudah terpengaruh hal-hal yang bertentangan dengan agama, misalnya tradisi uang kurang baik dan tidak masuk akal, sebagai contoh menurut orang tua ibu hamil keluar dari rumah dan sembunyi di bawah meja pada saat terjadi gerhana matahari atau bulan.

Faktor keagamaan

Dalam rangka mencapai keselamatan terhadap bayi yang sedang dalam kandungan agama memegang peranan yang sangat penting. Ibu hamil yang memilki dasar agama sangat kuat, akan kaya berbagai cara untuk melaksakan berbagai upaya tersebut, sebab itu ibu hamil yang kuat dasarnya agamanya, sudah terbiasa melaksanakan amalan-amalan agama dan per-buatan sesuai dengan nilai-nilai syar'i, sehingga tidak ragu-ragu dan segan dalam menjalankanya. Bahkan mereka lebih memperbanyak amalan-amalan agama tersebut demi upaya memperoleh keselamatan bayi yang di kandungnya yaitu mereka lebih khusus shalat, berzikir, dan berhati-hati setiap bertindak dan bersadaqah.

Faktor ekonomi

fakttor ini penulis maksudkan faktor dari segi material. faktor ini sedikit banyak pasti akan mempengaruhi dalam keutuhan keluarga. Dalam segi materi ini seseorang me-mandangnya sangat relatif. Cukup atau kurang dalam segi materi tergantung seorang individu. dalam masalah ke-hamilan bila diabaiakan dalam arti tidak diperiksakan ke dokter maka tidak akan mengatahui perkembangan janin. karena pencapain derajat kesehatan yang optimal harus selalu diupayakan, padahal pemeriksaan ke dokter itu juga butuh biaya dan memenuhi ke butuhan makanan nutrisi yang harus di penuhi dengan yang gizi cukup. kenyataan itu berarti dari segi materi berpengaruh untuk mewujudkan harapan anak yang diidam-idamkan.

Faktor lingkungan 

lingkungan dalam arti luas adalah faktor-faktor yang seorang langsung mempengaaruhi manusia, yang secara langsung pula dapat mempengaruhi perilaku. proses perkembangan manusia setiap saat membutuhkan belajar dari lingkungannya atau alam semesta sampai ia dapat me-nemukan sesuatu cara bertindak untuk mempertahankan ke-hidupanya, Oleh karena itu untuk kebutuhan belajar diperlu-kan pengaruh dari luat. karena belajar itu berkaitkan dengan tujuan-tujuan terwujudnya keserasian hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam sekitarnya,Ahli pendidikan membagi lingkungan menjadi tiga bagian, ya itu lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Ketiga lingkungan tersebut me-rupakan faktor yang sangat kuat pengaruhanya, pengaryh itu ada yang baik (membawa hasil baik). misalnya di dalam lingkungan itu aturan  agama berlaku dengan baik, semua orang menjelaskan syariat agama dengan benar, seperti semua orang menjalankan shalat, sering pengajian dan ke-giatan lain, Hal ini akan perpengaruh besar terhadap individu yang ada sekitar nya,

selain itu ada pula pengaruh yang tidak baik bisa me-nyesatkan orang, misalnya di dalam lingkungan itu banyak perjudian, banyak orang nakal, dan lain-lain lingkungan seperti ini mudah sekali mempengaruhi individu di sekitar-nya, Lebih-lebih ibu yang sedang mengandung, kalp tidak pergi dari lingkungan yang tidak baik itu paling tidak akan menhghadap perasaan-perasaan yang tidak baik dari lingkungan itu, Di samping itu, pengaruh lingkungan terdekat (keluarga), peranan ayah dan anggota keluarga lainya juga sangat menolong tercapainya kembang bayi yag baik dan yang bisa mengurangi stres serta menghibur agar ibu hamil dalam keadaan senang, Oleh karena itu ibu yang sedang mengandung hendaknya bisa memelih lingkungan yang baik dan aman demi keselamatan bayi yang di kandung,-nya.

ibu yang hamil harus melestarikan dan mengem-bangkan terus-menerus nilai-nilai kehidupan yang sesuai dengan kodratnya dan menjaga keharmonisan untuk  meraih kehidupan yang abadi dalam hubungan dengan Allah,Dari ke empat faktor di atas (agama, pendidikan, eko-nomi dan lingkungan) merupakan faktor yang melatar-belakangi adanya suatu upaya-upaya yang di laksanakan oleh ibu hamil dalam rangka memperoleh keselamatan bayi yang sedang dikandungannya, dan secara tidak langsung akan mem-pengaruhi kualitas keturunan atau anak. Terimakasih.

Powered by Blogger.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

contoh sebagai bahan percobaan uji aja mas bro

Di kesempatan ini saya akan membagikan tutorial mempercantik tampilan popular post di blogspot. Sebelumnya saya sudah berbagi artikel serupa seperti cara membuat slide header dan cara membuat relate post. Sedikit berbeda dengan yang ini, karna kita akan membuat tampilan yang menarik di bagian post sidebar blog. Bila diantara sobat kiranya tertarik ingin memodifikasi kuhusnya untuk blogger yang mementingkan tampilan, mari simak tutorial berikut : #Cara Mempercantik tampilan popular post 1. Sobat pasang terlebih dahulu Popular post nya di blog sobat dengan cara ; Tata letak > Tambah gadget > Pilih post/entri popular  contohaja mas Langkah berikutnya kita akan menambahkan kode CSS nya kedalam template dengan cara ; Pilih Template > Edit HTML > Gunakan [ CTRL+F] untuk mempermudah pencarian dan bila perlu backup ke notepad. Cari kode ]]></b:skin> dan letakan kode dibawah ini tepat diatas kode ]]><  .sidebar .PopularPosts .widget-content ul li{
height: 100%;
lin…